Nyalakan Dirimu!

Nyalakan Dirimu!

Tiupkan Kontribusimu!

Tiupkan Kontribusimu!

Bahwa yg Benar itu Benar

Bahwa yg Benar itu Benar

Senyum yg Ikhlas Ceria

Senyum yg Ikhlas Ceria

Sebaik-baik Insan

Sebaik-baik Insan

Temukan Damai melalui Jendela hati

Temukan Damai melalui Jendela hati

Keimanan adalah Pembeda

Keimanan adalah Pembeda

Keteladanan adalah Kunci

Keteladanan adalah Kunci

Dare to be Different

Dare to be Different!

Mau seperti ini?
Click aja disini---> Kumpulan Blog Tutorials
Latest News
Sesungguhnya Al-Qur'an itu tidak dapat dipahami oleh orang-orang yang hanya duduk-duduk saja (Sayyid Quthub)

Cara menampilkan Tulisan Arab dengan CSS

Posted by Nailul on 4 Apr 2010 , under | komentar (0)




Bismillah, 

Postingan ini dikhususkan buat para blogger Muslim yg menggunakan bahasa arab utk menulis dalil2 dari Al Qur’an dan hadits, caranya dengan menambah css (style) pada XML pada blogger.com dan edit style.css pada theme di worpdress, kalau blogger dipasang sebelum tulisan ini di (edit html) atau xml file.

]]>b:skin>

css ini berguna supaya kita tidak perlu memberikan jenis font, ukuran dan style lainnya utk tulisan arab, jadi sangat mempemudah dalam menulis artikel yg didalamnya ada tulisan arab
berikut css nya

.arabic {font-family: Traditional Arabic;font-size: 24px;direction:rtl;line-height: 200% ;font-weight: bold;}

Silahkan ganti font-size dan font-weight sesuai keinginan
Penggunaanya dengan div 

<div class="arabic"> بِسْمِ اﷲِالرَّحْمٰنِ الرَّحِيْم</div>

Hasilnya

بِسْمِ اﷲِالرَّحْمٰنِ الرَّحِيْم 

Penggunaannya dengan p

<p class="arabic"> بِسْمِ اﷲِالرَّحْمٰنِ الرَّحِيْم</p>

Hasilnya 

بِسْمِ اﷲِالرَّحْمٰنِ الرَّحِيْم

Penggunaannya dengan span

<span class="arabic"> بِسْمِ اﷲِالرَّحْمٰنِ الرَّحِيْم </span>

Hasilnya 

بِسْمِ اﷲِالرَّحْمٰنِ الرَّحِيْم

Campuran tulisan biasa dan arab dg span

<p>tulisan <span class="arabic">بِسْمِ اﷲِالرَّحْمٰنِ الرَّحِيْم</span></p>

Hasilnya

tulisan بِسْمِ اﷲِالرَّحْمٰنِ الرَّحِيْم 

Sumber: abu-farhan.com

Internalisasi Nilai-Nilai Da'wah

Posted by Nailul on 19 Mar 2010 , under | komentar (0)




Blog ini terinspirasi dari ceramah ustadz Cahyadi Takariawan atau biasa di panggil Ustadz Cah dalam acara bedah buku Menyongsong Mihwar Daulah di Asrama Haji Medan berapa minggu yang lalu. Dalam pengantarnya beliau menyinggung tentang pentingnya internalisasi nilai-nilai da’wah dalam kehidupan keseharian seorang aktivis da’wah, berikut berapa kutipan ceramahnya yang berhasil saya rekam.

Agar kita punya orientasi yang kuat tentang da’wah ini, kita perlu melakukan sebuah proses internalisasi dari da’wah ini ke dalam kehidupan kita sehari-hari. Kalau saya lagi berada dirumah, rumah saya itu rumah “mewah” (mepet sawah) didepan rumah saya ada taman di belakang rumah saya juga ada taman. Saya urus taman depan rumah saya dan taman belakang rumah saya, saya kelola taman dengan sangat serius biar kelihatan indah, saya katakan kepada isteri dan anak-anak saya, mengurus taman depan dan belakang rumah kita itu adalah da’wah. Itulah kita sebut proses internalisasi nilai-nilai da’wah itu dalam kehidupan sehari-hari, maka mengurus taman adalah bagian dari da’wah itu sendiri.

Hindari 5 L (Underconstruction)

Posted by Nailul on , under , | komentar (0)




LEMAH
Refresh: Mukmin yang kuat lebih aku cintai daripada mukmin yang lemah (HR. Muslim)

LABIL
Refresh: Peganglah kuat-kuat sunnah itu dengan gigi geraham (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi)

LAMBAT
Refresh: Apabila telah ditunaikan shalat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak agar kamu beruntung (QS. Al-Jumu'ah (62)  : 10)

Jika kamu menyongsong pagi, maka janganlah menunggu waktu sore. Jika kamu berada pada waktu waktu sore, maka janganlah kamu menunggu waktu pagi (Ibnu Umar)

Teknik Sipil Di Era Keemasan Islam

Posted by Nailul on , under | komentar (0)




Peradaban Islam di era keemasan telah memberi sumbangan yang begitu besar dalam bidang teknik sipil (civil engineering).Di era kejayaannya, para insinyur Muslim telah berhasil membangun sederet karya besar dalam bidang teknik sipil berupa; bendungan, jembatan, penerangan jalan umum, irigasi, hingga gedung pencakar langit.

Anehnya, beragam karya besar ilmuwan Muslim dalam bidang teknik sipil itu sama sekali tak pernah diungkap para sejarawan teknik sipil. Bila kita melacak sejarah perkembangan teknik sipil, kisah sukses dan pencapaian yang telah ditorehkan para insinyur Muslim di abad pertengahan itu sama sekali tak disebut.

Tanda-tanda Muslim Scholar (Ulil Albab)

Posted by Nailul on , under , | komentar (0)




Tanda-tanda seorang ilmuwan yang muslim (muslim scholar/cendekiawan muslim/intelektual Islam) haruslah memiliki karakteristik sebagai berikut :

1. Bersungguh-sungguh belajar (QS. 3 : 7). Seorang muslim sangat menyadari akan hakikat semua aktifitas hidupnya adalah dalam rangka pengabdiannya kepada Allah Subhanahu wa ta’ala, sehingga dirinya haruslah mengoptimalkan semua potensi yang dimilikinya untuk sebesar-besarnya digunakan meningkatkan taraf hidup kaum muslimin.

2. Berpihak pada kebenaran (QS. 5 : 100). Seorang muslim sangat menyadari bahwa ilmu yang bermanfaat yang didapatnya itu kesemuanya dari sisi Allah
Subhanahu wa ta’ala.